catering pernikahan

Sedap Sedep Catering

10 Bahan Makanan Wajib Ada di Rumah atau Di Dapur

  1. Home
  2. Tips Kuliner
  3. 10 Bahan Makanan Wajib Ada di Rumah atau Di Dapur

Punya dapur idaman itu tidak hanya soal perabotan dan desain yang keren. Yang lebih penting adalah memiliki bahan makanan wajib yang selalu tersedia di dapurmu. Dengan begitu, kamu bisa berkreasi membuat aneka hidangan lezat dan bergizi kapanpun kamu mau.

Nah, buat kamu yang hobi masak atau sekedar ingin punya stok bahan makanan yang aman, artikel kali ini akan memberikan panduan lengkap soal bahan makanan apa saja yang wajib ada di dapur impianmu. Jadi, siap-siap catat ya!

Bahan Makanan Pokok yang Harus Selalu Ada

Kita mulai dari bahan makanan pokok yang memang nggak boleh kehabisan stoknya di dapur. Apa saja itu?

1. Beras

Sebagai bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, beras tentu harus selalu ada di dapurmu. Selain untuk dimasak jadi nasi putih, beras juga bisa diolah jadi berbagai hidangan lain seperti nasi goreng, nasi kuning, bubur, hingga kue-kue tradisional.

Pilihlah beras yang berkualitas baik, seperti beras pulen atau beras pera wangi. Kamu juga bisa mencoba variasi beras lain seperti beras merah atau beras hitam yang lebih tinggi nutrisinya.

Untuk menyimpan beras agar awet dan tidak berjamur, simpanlah di tempat kering dan tertutup rapat. Kamu juga bisa membaginya dalam porsi kecil agar lebih mudah mengambilnya saat memasak.

2. Roti tawar atau gandum

Selain nasi dari beras, roti juga bisa jadi alternatif bahan makanan pokok yang praktis. Roti tawar sudah umum digunakan untuk sarapan ataupun membuat sandwich. Sedangkan roti gandum lebih sehat karena lebih banyak mengandung serat.

Yang penting dalam memilih roti, pastikan memilih produk dengan tanggal kedaluwarsa yang masih lama. Roti bisa kamu simpan di chiller kulkas untuk mempertahankan kesegarannya lebih lama.

3. Pasta

Bahan makanan pokok ini kaya karbohidrat dan sangat populer untuk masakan ala Italia seperti spageti dan lasagna. Jenis pasta yang umum adalah makaroni, fettucini, linguine, dan banyak lagi.

Simpan pasta dalam kemasan tertutup rapat di tempat kering dan sejuk. Masih aman untuk dikonsumsi selama belum melewati tanggal kedaluwarsa.

Bahan Penting dari Hewani dan Nabati

Nah, untuk sumber protein yang dibutuhkan tubuh, pastikan kamu selalu menyediakan bahan dari hewan maupun nabati seperti berikut ini:

1. Daging ayam atau sapi

Daging tentu menjadi sumber protein hewani yang populer untuk berbagai masakan seperti rendang, gepuk, sate, sup, dan masih banyak lagi. Sumber daging terbaik adalah dari daging segar yang masih merah terang warnanya, tidak pucat.

Untuk menyimpan daging agar awet, masukkan dalam wadah tertutup dan letakkan pada chiller kulkas bagian paling bawah. Daging mentah sebaiknya dihabiskan dalam 3-4 hari. Sebagai tips, kamu bisa membeli daging dalam jumlah banyak lalu bekukan sebagian untuk persediaan.

2. Ikan segar atau beku

Tak kalah penting, ikan juga menjadi pilihan baik sebagai sumber protein. Beberapa jenis ikan yang populer adalah ikan lele, ikan tongkol, ikan kembung, dan ikan kakap.  

Untuk mendapatkan ikan segar, pastikan pilihlah yang masih berbau segar laut, sisiknya tak mengelupas, dan daging masih terasa kenyal. Ikan segar lebih baik disimpan dalam wadah tertutup di chiller kulkas dan dihabiskan dalam 1-2 hari.

Jika ingin persediaan yang lebih lama, kamu juga bisa membeli stok ikan beku dari supermarket atau pasar modern. Simpan rapat dalam freezer, dan diamkan mencair beberapa saat sebelum mengolahnya.

3. Telur ayam atau telur lain

Sumber protein ini praktis dan bisa diolah jadi beragam hidangan seperti telur dadar, telur rebus, campuran kue, hingga pelengkap makanan lain.

Berbeda dengan daging atau ikan, telur sebaiknya bukan disimpan di chiller, melainkan pada rak khusus telur di kulkas. Dengan begitu telur akan awet selama beberapa minggu. Untuk mengetahui kesegarannya, rendam telur di air. Jika telur tenggelam, itu artinya sudah tidak segar lagi.

4. Tahu dan tempe

Sebagai negara berpenduduk agraris, Indonesia juga kaya akan sumber protein nabati. Contohnya adalah tahu dan tempe, dua olahan kedelai yang populer dan ekonomis. Kedua bahan ini bisa dijadikan sumber protein sehat untuk aneka masakan.

Simpan tahu dan tempe pada wadah tertutup dan kering di dalam chiller kulkas. Dengan begitu keduanya bisa awet 3-5 hari. Untuk memaksimalkan kegunaannya, kamu juga bisa mengolah dan memasaknya dulu sebelum menyimpannya untuk digunakan kemudian.

Sayuran dan Buah-buahan untuk Nutrisi Seimbang

Tak lengkap rasanya jika dapur hanya dipenuhi bahan makanan pokok dan sumber protein saja. Untuk nutrisi yang lebih seimbang, kamu juga butuh menyediakan sayuran dan buah-buahan segar di dapurmu. Berikut rekomendasinya:

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, daun singkong, dan sawi mengandung banyak vitamin, mineral, serta serat yang diperlukan tubuh. Meskipun tidak tahan lama, tapi sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi rutin.

Simpan sayuran hijau di chiller dalam wadah tertutup. Sebaiknya habiskan dalam 2-3 hari agar nutrisinya tidak banyak yang hilang.

2. Sayuran berwarna lain

Kamu juga perlu menyediakan sayuran berwarna lain seperti wortel, kentang, tomat, terong, dan aneka cabai. Masing-masing sayuran ini kaya akan nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan lainnya.  

Untuk menyimpan agar awet, cuci bersih sayuran lalu masukkan dalam wadah tertutup dan simpan di chiller kulkas. Sayuran seperti kentang, wortel, dan bawang bisa awet 1-2 minggu, sedangkan sayuran lain sebaiknya dihabiskan dalam 3-5 hari.

3. Buah-buahan segar

Sama halnya dengan sayuran, buah-buahan juga penting untuk memberikan asupan vitamin, mineral, dan serat bagi tubuh kita. Buah apa saja yang sebaiknya selalu ada di dapurmu?

Sebagai contoh, kamu bisa menyediakan buah pisang yang kaya nutrisi dan mengenyangkan. Buah jeruk seperti jeruk manis dan jeruk nipis juga baik untuk asupan vitamin C. Ada pula buah apel, mangga, pepaya, dan sebagainya yang juga kaya akan manfaat.

Untuk mendapatkan buah yang segar, pilihlah yang tidak terlalu matang atau terlalu mentah. Cuci bersih buah sebelum disimpan di chiller kulkas. Buah-buahan umumnya akan awet sekitar 3-5 hari jika disimpan di chiller.

Jika kamu kerap berbelanja dalam jumlah banyak, ada baiknya memilah buah yang hendak dikonsumsi dahulu agar tidak terlalu cepat matang. Kamu juga bisa membekukan beberapa buah seperti pisang atau stroberi untuk diolah menjadi jus atau smoothie kemudian hari.

Bumbu Dasar untuk Masakan Lezat

1. Bawang merah dan bawang putih

Hampir semua masakan Indonesia menggunakan bawang merah dan bawang putih sebagai bumbu aromatiknya. Kedua bahan ini memberikan rasa gurih dan harum yang khas pada masakan.

Simpan bawang di tempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung untuk membuatnya awet lebih lama. Kamu juga bisa mengupas, mencuci, lalu menyimpannya di chiller dalam wadah tertutup agar lebih tahan lama.

2. Garam dan merica

Garam dan merica menjadi dua bumbu utama sebagai penyedap rasa masakan. Garam memberikan rasa asin, sedangkan merica memberikan rasa pedas dan aroma khas.

Ada banyak pilihan garam yang bisa kamu gunakan, seperti garam meja, garam laut, atau garam beryodium. Untuk merica, kamu bisa memilih antara merica putih atau hitam, baik dalam bentuk utuh maupun bubuk. Simpan keduanya dalam wadah kedap udara untuk menjaga kesegarannya.

3. Jahe dan kunyit

Jahe dan kunyit adalah dua rempah khas Indonesia yang kerap digunakan untuk bumbu masakan seperti kari, sop, dan pesmol ikan. Keduanya memiliki aroma dan rasa khas yang memberikan sensasi pedas hangat di lidah.

Kamu bisa membeli jahe dan kunyit dalam bentuk segar ataupun bubuk kering. Untuk menyimpan bentuk segar, masukkan dalam wadah tertutup di chiller kulkas agar awet hingga 1-2 minggu.

Bahan Pelengkap Lainnya

Untuk melengkapi persediaan bahan makanan di dapurmu, kamu juga perlu menyediakan bahan-bahan pelengkap ini agar memasak menjadi lebih mudah:

Coba Jenis & Cara Masak Baru

Untuk beberapa orang, mengonsumsi banyak buah dan sayur bisa jadi tantangan tersendiri. Mungkin karena alasan rasa yang tidak disukai atau memang kesulitan mengubah pola makan lama. Jika kamu menghadapi kendala serupa, berikut ini adalah tips yang bisa dicoba:

1. Minyak goreng

Minyak goreng sangat penting untuk menggoreng maupun menumis masakan. Pilihlah minyak goreng yang sehat seperti minyak kelapa sawit, minyak zaitun, minyak jagung, atau minyak kedelai.

Minyak goreng sebaiknya disimpan di tempat kering dan tertutup rapat untuk mencegah ketengikan. Usahakan jangan terkena sinar matahari langsung.

2. Kecap manis dan kecap asin

Baik kecap manis maupun asin, kedua bumbu ini sangat populer untuk masakan Indonesia seperti nasi goreng, capcay, tumis, dan masih banyak lagi.

Pilihlah produk kecap dengan kualitas baik dan belum kadaluarsa. Simpan dalam wadah tertutup dan di tempat sejuk setelah dibuka untuk menjaga keawetan rasanya.

3. Saus sambal, saus tomat, saus tiram

Aneka saus seperti saus sambal, saus tomat, dan saus tiram kerap digunakan sebagai bumbu penyedap rasa pada masakan modern maupun masakan Oriental.

Banyak pilihan produk saus dengan rasa dan merek berbeda di pasaran. Untuk memaksimalkan kegunaannya, simpan saus-saus ini di chiller kulkas setelah dibuka agar lebih awet dan tahan lama.

4. Susu cair atau bubuk

Tak lengkap rasanya jika dapur tidak ada persediaan susu. Selain untuk diminum, susu juga dapat diolah menjadi berbagai hidangan seperti puding, saus, maupun kue-kue lezat.

Kamu bisa memilih susu cair dalam kemasan yang lebih praktis atau membeli susu bubuk untuk persediaan jangka panjang. Pastikan menyimpan susu di tempat yang sejuk dan kering agar tidak cepat rusak.

Tips Menyusun Daftar Belanja Makanan

Dengan banyaknya bahan makanan yang perlu disediakan, bagaimana cara menyusun daftar belanja yang tepat? Berikut tips yang bisa kamu terapkan:

1. Catat kebutuhan makanan untuk seminggu ke depan

Pertama, buatlah dulu rencana menu masakan apa saja yang akan kamu buat dalam satu minggu kedepan. Dari situ, kamu bisa mencatat bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat masakan tersebut.

2. Memanfaatkan sisa bahan dari minggu sebelumnya

Sebelum berbelanja, cek dulu persediaan bahan yang masih tersisa dari minggu lalu. Memaksimalkan sisa bahan itu terlebih dulu sebelum membeli yang baru untuk menghindari pemborosan.

3. Buat daftar belanja terpadu

Dari rencana menu dan persediaan yang ada, buatlah daftar belanja yang terpadu dan terstruktur. Kamu bisa mengelompokkan per kategori, misalnya bahan makanan pokok, sayuran, bumbu, dan lain-lain.

4. Perhatikan tanggal kadaluarsa

Saat berbelanja nanti, perhatikan dengan seksama tanggal kadaluarsa dari produk yang kamu beli. Pilihlah yang memiliki masa kedaluwarsa lebih lama agar bahan makanan lebih awet. 

5. Manfaatkan promo atau diskon

Last but not least, jangan lupa manfaatkan program promoBaik, saya akan melanjutkan artikel dengan mempertahankan gaya dan format yang sama, serta mengganti kata ganti ‘anda’ menjadi ‘kamu’ dan ‘aku’ menjadi ‘saya’. Saya juga akan memasukkan tautan dan tabel jika memungkinkan, serta memperluas artikel hingga setidaknya 3500 kata.

Menyimpan Bahan Makanan dengan Tepat

Setelah berhasil membeli semua bahan makanan yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah menyimpannya dengan cara yang tepat. Hal ini penting untuk mempertahankan kesegaran dan mencegah bahan makanan cepat rusak atau basi. Simak tipsnya berikut ini:

Bahan kering seperti beras dan tepung

Bahan kering seperti beras, tepung terigu, dan biji-bijian lainnya sebaiknya disimpan di tempat kering dan terhindar dari sinar matahari langsung. Wadah penyimpanan yang kedap udara dapat membantu mempertahankan kesegarannya lebih lama.

Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan wadah plastik tertutup rapat atau memindahkannya ke dalam toples kaca yang ditutup rapat. Simpan di area dapur yang sejuk seperti lemari atau rak khusus bahan kering.

Sayuran dan buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan segar harus selalu disimpan di chiller kulkas agar kesegarannya tetap terjaga. Sebelum disimpan, cucilah terlebih dahulu dengan air mengalir.

Untuk sayuran berdaun seperti bayam dan kangkung, kamu bisa melilitkan dengan kertas tissue basah agar uapnya tidak cepat menguap. Sementara itu, buah-buahan disimpan di laci khusus buah atau dengan dilapisi kertas tissue kering di chiller.

Daging, ikan, dan telur

Ketiga bahan ini sebaiknya disimpan di bagian bawah chiller kulkas yang suhunya paling dingin. Pastikan daging dan ikan tetap dalam keadaan tertutup wadah atau plastik agar tidak terkontaminasi.

Untuk telur, sebaiknya disimpan di rak khusus telur pada pintu kulkas. Jika rak tersebut tidak ada, kamu bisa menyimpannya di nampan/wadah tertutup di dalam chiller.

Berikut adalah tabel panduan untuk menyimpan beberapa bahan makanan dengan tepat:

Berikut adalah tabel panduan untuk menyimpan beberapa bahan makanan dengan tepat:

Bahan Makanan

Cara Penyimpanan

Beras

Wadah kedap udara di tempat kering

Tepung

Wadah kedap udara di tempat kering

Sayuran

Chiller kulkas dengan kertas tissue basah

Buah-buahan

Chiller kulkas dengan kertas tissue kering

Daging

Bagian bawah chiller dalam wadah tertutup

Ikan

Bagian bawah chiller dalam wadah tertutup

Telur

Rak khusus telur di pintu kulkas

Jangan ragu untuk bereksperimen!

Dengan selalu menyediakan bahan makanan penting di dapurmu, kamu bisa bereksperimen dan berkreasi dengan berbagai menu masakan yang lezat. Tak perlu khawatir kehabisan bahan, karena kamu selalu memiliki persediaan makanan yang memadai di rumah.

Sebagai tambahan, untuk memaksimalkan kegunaan bahan makanan yang kamu beli, kamu juga bisa mengolahnya terlebih dulu sebelum menyimpannya. Misalnya dengan mengukus, merebus, atau menggoreng sebagian sayuran, daging, atau telur untuk kemudian dibekukan sebagai stok makanan beku. Dengan begitu, kamu bisa menghemat waktu memasak dan menghabiskan bahan makanan sebelum kadaluarsa.

Jadi apalagi yang kamu tunggu? Siapkan daftar belanja makanan dan segera lengkapi kebutuhan bahan makanan di dapur impianmu! Dengan memiliki bahan-bahan penting ini, kamu akan semakin mudah menyajikan masakan lezat dan bergizi untuk diri sendiri maupun keluarga tercinta setiap harinya.

Selamat memasak dan semoga bermanfaat!

Kesimpulan

Memiliki dapur yang dilengkapi dengan bahan makanan esensial adalah kunci untuk dapat menyajikan hidangan lezat dan bergizi setiap hari. Dalam artikel ini, kita telah membahas daftar lengkap bahan makanan wajib yang sebaiknya selalu tersedia di dapur impianmu.

Dimulai dari bahan makanan pokok seperti beras, roti, pasta, dan tepung sebagai sumber karbohidrat. Kemudian sumber protein hewani seperti daging ayam, daging sapi, ikan, dan telur, juga sumber nabati seperti tahu dan tempe. Tak lupa sayuran hijau, sayuran berwarna, serta buah-buahan segar sebagai asupan vitamin, mineral, dan serat.

Selain itu, kamu juga perlu menyediakan bumbu-bumbu dasar seperti bawang, garam, merica, jahe, dan rempah lainnya untuk menambah cita rasa masakan. Serta bahan pelengkap seperti minyak goreng, kecap, saus, dan susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dalam artikel ini, kita juga membahas tips menyusun daftar belanja yang tepat, menyimpan bahan makanan dengan benar, serta ragam pilihan untuk bahan-bahan seperti beras, garam, minyak goreng, dan manfaat mengonsumsi susu.

Dengan selalu menyediakan bahan makanan penting di dapurmu, kamu bisa berkreasi membuat aneka masakan lezat dan bergizi setiap saat. Semoga artikel ini bermanfaat untukmu dalam membangun dapur impian yang sejati!

FAQ

1. Mengapa kita harus selalu menyediakan bahan makanan pokok di dapur?

Bahan makanan pokok seperti beras, roti, dan pasta menjadi sumber karbohidrat utama yang memberikan energi bagi tubuh. Dengan selalu memiliki persediaan, kita dapat dengan mudah menyiapkan hidangan sehat dan bergizi setiap hari.

2. Bagaimana cara menyimpan sayuran dan buah-buahan agar awet lebih lama?

Sayuran dan buah-buahan segar sebaiknya disimpan di chiller kulkas dalam wadah tertutup. Untuk sayuran berdaun, bungkus dengan kertas tissue basah, sedangkan untuk buah kering, bungkus dengan kertas tissue kering.

3. Apa perbedaan garam meja dan garam laut?

Garam meja sudah melalui proses penyaringan sehingga butirannya lebih halus, sementara garam laut memiliki tekstur yang tidak sehalus garam meja dan rasa yang sedikit lebih gurih. Garam laut juga mempertahankan kandungan mineralnya.

4. Mengapa kita harus mengkonsumsi susu secara rutin?

Susu kaya akan kalsium, protein, vitamin, dan nutrisi esensial lainnya yang dibutuhkan tubuh. Mengkonsumsi susu secara rutin terbukti memberikan banyak manfaat seperti mendukung pertumbuhan tulang, menjaga berat badan ideal, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

5. Minyak nabati apa yang paling sehat untuk menggoreng?

Minyak nabati yang baik untuk menggoreng adalah minyak dengan titik asap tinggi seperti minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak jagung. Minyak zaitun lebih cocok untuk menumis atau memanggang karena titik asapnya lebih rendah.

Sedap Sedep Catering Menawarkan Cita Rasa Premium dan Berkelas

Paket Catering Pernikahan Sedap Sedep menawarkan cita rasa premium, berkelas, dan berkualitas tinggi. Di wilayah Sidoarjo, Surabaya, Malang, Gresik, Pasuruan, dan sekitarnya, chef bintang lima profesional dan berpengalaman siap memanjakan lidah seluruh tamu undangan anda. Restoran Sedap Sedep adalah restoran keluarga yang memiliki banyak pengunjung.

Sedap Sedep Catering sebagai salah satu jasa catering di surabaya berkomitmen untuk memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para customer. Bagi anda yang sedang mencari jasa catering pernikahan terbaik khusus daerah Surabaya dan sekitarnya, anda bisa menghbungi CS kami di Sedap Sedep Catering, dengan klik tombol WA dibawah ini  :

Sedap Sedep Catering

Sedap Sedep Catering

Typically replies within a day

Hey, Do you want to talk with us?

Artikel Terkait

Sedap Sedep Catering

Sedap Sedep Catering

Menyediakan Jasa Catering di Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Sekitarnya

Hubungi Kami

Senin – Minggu (07:00 – 19:00)
CS : +62 813-3212-9600

Post Views: 138
WhatsApp us